Keputihan merupakan masalah yang kerap kali dialami oleh kaum hawa, yaitu keluarnya lendir atau cairan dari dalam vagina. Sebenarnya keputihan ini sendiri adalah cara alami yang dilakukan oleh tubuh untuk menjaga kebersihan dan juga kelembapan dari organ intim tersebut, sehingga tidak sampai terinfeksi oleh bakteri ataupun juga jamur. Hanya saja ada beberapa gejala dimana terkadang cairan keputihan tersebut tidak normal. Tanya jawab dokter kandungan tentang keputihan yang tidak normal ini.

Biasanya keputihan yang normal ini tidak berwarna atau berwarna putih, kemudian juga tidak mengeluarkan aroma atau bau yang menyengat, begitu juga ia akan meninggalkan bercak kekuningan pada celana dalam. Sedangkan dari segi tekstur ini sendiri dapat berubah sesuai dengan siklus mentsruasinya. Dikatakan tidak normal jika seandainya keputihan tersebut mengeluarkan warna dan juga aroma, termasuk jika seandainya jumlah yang keluar juga terlalu berlebihan. Bahkan terkadang akan disertai dengan rasa gatal sampai nyeri pada panggul ketika sedang buang air kecil.

Kondisi yang tidak normal tersebut sebenarnya dapat dipicu oleh berbagai macam faktor, mulai diantaranya adalah infeksi bakteri sampai dengan jamur. Bahkan juga bisa disebabkan oleh stres sampai dengan gejala dari penyakit berbahaya layaknya kanker sampai dengan HIV. Untuk itu maka ada baiknya bagi Anda untuk segera melakukan pemeriksaan ke dokter jika seandainya terdeteksi gejala keputihan yang sifatnya tidak normal ini.

Jika seandainya keputihan yang Anda alami tersebut sebenarnya normal, namun berlebih maka ada beberapa alternatif pengobatan yang bisa dilakukan sendiri di rumah, yaitu:

  1. Jagalah kebersihan vagina, caranya adalah dengan membasuh vagina tersebut sampai bersih dengan menggunakan air setelah buang air kecil maupun buang air besar. Begitu juga sebelum sampai setelah melakukan hubungan seksual. Kemudian usap dengan memakai tissue ataupun juga handuk yang lembut, jangan membiasakan diri membiarkannya dalam kondisi yang lembab, karena hal ini hanya akan memicu infeksi bakteri maupun jamur di area tersebut.
  2. Rutin mengganti celana dalam, sepele namun nyatanya jarang dilakukan oleh masyarakat, padahal ini sangat penting untuk menjaga agar kondisi vagina tetap kering dan juga bersih. Apalagi jika seandainya Anda baru saja melakukan kegiatan yang harus mengeluarkan banyak keringat, seperti diantaranya adalah olahraga. Hendaknya juga hanya menggunakan produk celana dalam yang nyaman dan terbuat dari bahan katun.
  3. Sebaiknya jangan menggunakan sabun pembersih vagina, membersihkan area vital ini sebenarnya cukup dengan memakai air bersih yang mengalir saja, jangan dengan sabun pembersih vagina yang terkadang kandungan pH nya tidak sesuai dengan bagian sensitif tersebut yang justru akan membunuh bakteri baik yang ada disana.
  4. Ketika sedang haid maka biasakanlah diri Anda untuk mengganti pembalut secara rutin, paling minim adalah 3 hingga 4 kali dalam sehari, hal ini dilakukan untuk mencegah perkembangbiakan kuman dan juga jamur yang ada di bagian sensitif tersebut.
  5. Konsumsi yogurt, makanan hasil fermentasi susu ini kaya akan kandungan bakteri baik yang nantinya dapat membantu keseimbangan bakteri dan juga jamur yang ada pada vagina.
  6. Rutinlah untuk memeriksakan diri ke dokter, apalagi jika seandainya Anda merasakan gejala yang tidak normal pada keputihan tersebut.

Nantinya Anda juga bisa konsultasi lebih banyak lagi, tanya jawab dokter kandungan tentang keputihan ini lewat aplikasi Halodoc, nantinya Anda bisa mendapatkan jawaban secara langsung dari ahlinya.