Bagaimana Cara Memilih Asuransi untuk Penyakit yang Kritis? Simak Tipsnya

  • Whatsapp
Bagaimana Cara Memilih Asuransi untuk Penyakit yang Kritis

Kita pasti sudah familiar dengan asuransi, dan saat ini ada asuransi untuk penyakit yang kritis. Dengan memiliki polis, maka akan sangat tertolong ketika rawat inap dan menebus obat, karena akan ditanggung oleh perusahaan asuransi. Apalagi ketika penyakit kritis itu kambuh, asuransi akan sangat menolong. Karena bisa sewaktu-waktu berobat tanpa memikirkan biayanya.

Namun bagaimana cara memilih asuransi yang benar? Anda wajib memilih perusahaan asuransi yang bonafit dan mau menanggung semua biaya untuk pengobatan penyakit kritis. Selain itu, asuransi itu telah menolong banyak orang sehingga bisa dipercaya.

Ingin Buka Polis Asuransi untuk Penyakit yang Kritis? Baca Ini Dulu

Berikut ini beberapa tips agar Anda memilih asuransi untuk penyakit yang kritis tanpa takut salah:

1. Nominal Santunan

Sebelum memutuskan untuk membeli polis asuransi, perhatikan berapa nominal santunan yang Anda dapat. Besarnya uang ini sangat penting, karena penyakit yang kritis seperti kanker tentu butuh biaya pengobatan yang mahal. Misalnya pasien itu harus kemoterapi, menebus obat, dll.

Pilih asuransi yang memberi nominal santunan terbanyak, misalnya 100 juta rupiah. Jangan buru-buru tanda tangani surat persetujuan, namun baca semua pasal saat agen asuransi menawarkan polis. Pastikan nominal santunan mencukupi biaya berobat, karena dibutuhkan untuk waktu yang lama.

2. Premi Asuransi untuk Penyakit yang Kritis Terjangkau

Selain nominal santunan, perhatikan pula nominal premi asuransi yang harus Anda bayar. Besaran premi juga penting karena harus disesuaikan dengan gaji. Pilih asuransi dengan premi yang terjangkau tapi memberi fasilitas terbaik untuk semua pemegang polis.

3. Ada Santunan Kematian

Saat punya penyakit seperti kanker, pasti ingin sembuh. Namun tak ada salahnya untuk bersiap-siap demi masa depan buah hati tercinta. Asuransi untuk penyakit yang kritis bisa memberi santunan kematian jika suatu saat hal terburuk itu terjadi pada Anda. Nominalnya juga besar sehingga anak-anak tak akan terancam putus sekolah saat orang tuanya tiada.

4. Melindungi dari Banyak Penyakit Kritis

Seperti judulnya, asuransi ini bisa melindungi dari banyak penyakit kritis. Di antaranya kanker, stroke, operasi jantung, penyakit di pembuluh arteri, sampai yang benar-benar serius seperti operasi transplantasi organ dalam dan koma. Dengan memiliki polis asuransi ini, maka kita tidak akan khawatir. Karena jika terserang salah satunya akan dilindungi oleh asuransi.

5. Agen yang Ramah dan Berjuang

Agen sangat berpengaruh sebelum Anda memilih asuransi untuk penyakit yang kritis. Penyebabnya karena ia sebagai penghubung antara perusahaan asuransi dengan pemegang polis. Jika Anda ingin bertanya penyakit kritis apa saja yang ditanggung, maka agen akan menjawab dengan cepat dan ramah. Ia juga mau berjuang agar klaim asuransi Anda dikabulkan.

6. Banyak Rekanan Rumah Sakit

Pilih asuransi yang punya banyak Rumah Sakit yang berafiliasi dengannya. Sehingga jika suatu saat penyakit kritis kambuh, maka bisa sewaktu-waktu pergi ke sana untuk berobat. Karena klaim dan reimburse hanya berlaku jika Anda berobat atau rawat inap di Rumah Sakit rekanan.

Anda tinggal membawa kartu polis dan menghubungi agen, agar prosesnya dilancarkan. Lalu setelah dinyatakan sembuh, mengurus klaim dan tinggal pulang tanpa harus pusing dengan biaya medis yang sangat membengkak. Karena sudah dibayarkan atau reimbursed oleh perusahaan asuransi tersebut.

Ketika akan memilih untuk buka polis di perusahaan asuransi, tidak bisa dengan metode hitung kancing dan asal-asalan. Namun pilih asuransi untuk penyakit yang kritis agar nanti bermanfaat ketika sewaktu-waktu kambuh, atau menebus obat di apotek Rumah Sakit. Pastikan perusahaan asuransi menjalankan tugasnya dengan sangat baik.

Related posts