Medan adalah salah satu kota besar di Indonesia, yang merupakan tujuan favorit bagi penduduk lokal dan internasional. Medan memiliki salah satu tujuan populer seperti Danau Toba. Medan memiliki banyak kuliner spesial seperti Bika Ambon dan Durian Ucok. Medan tidak akan pernah habis untuk dieksplorasi sebagai salah satu tujuan wisata favorit di Indonesia.

Medan tidak jauh berbeda dengan Jakarta, yang memiliki beragam budaya dan penduduk. Beberapa suku selain Batak, ada juga orang Jawa, Sunda, Padang dan Cina yang berinteraksi bersama di salah satu kota metropolis ini. Medan memiliki sejarah sejarah yang panjang, tidak jauh berbeda dengan kota-kota besar lainnya di Indonesia. Medan juga memiliki beberapa hotrel yang bisa di katakan berkelas bintang 5. Hotel di Medan ini sudah banyak di gunakan oleh turis lokal ataupun manca negara.

Di sini ada juga Istana Maimun, Medan juga memiliki bandara paling keren di Indonesia, Bandara Kualanamu. Masjid Agung Medan selalu menjadi tujuan favorit bagi umat Islam dari berbagai daerah. Selain Danau Toba ada banyak tujuan wisata menarik untuk dikunjungi di pegunungan Brastagi.

Salah satu warisan budaya kota Medan adalah kain Ulos. Ulos untuk Batak dianggap sebagai sumber kehangatan. Untuk melawan udara dingin di pegunungan salah satunya dengan mengenakan kain ulos sebagai sumber kehangatan. Ulos selalu digunakan dalam berbagai upacara tradisional seperti pernikahan, kelahiran dan kematian serta upacara tradisional lainnya yang terkait erat dengan suku Batak.

Sampai sekarang, kerajinan kain Ulos masih dilestarikan dan terus menggunakan alat tenun tradisional. Kain ulos sangat mahal karena dibuat menggunakan bahan yang ramah lingkungan. Pewarnaan menggunakan kulit kayu, rumput, akar, lumpur dan daun.

Medan adalah tempat yang paling sering digunakan sebagai titik transit, terutama bagi wisatawan yang ingin mengunjungi Sabang dan Banda Aceh. Medan memiliki Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang yang terintegrasi dengan stasiun kereta api seperti Bandara Singapura, Bandara Changi.

Bandara Internasional Kualanamu berjarak sekitar 39 km dari Medan. Bandara Internasional Kualanamu adalah salah satu bandara terbaik di Indonesia dalam hal arsitektur. Bahkan Bandara Internasional Kualanamu adalah satu-satunya bandara di Indonesia yang memiliki akses ke moda transportasi massal kereta api.

Bandara Medan sebelumnya adalah Bandara Polonia Medan, yang sekarang digunakan sebagai bandara militer. Bandara Internasional Kualanamu dibagi menjadi tiga terminal yaitu terminal penerbangan domestik, terminal penerbangan internasional dan terminal kargo khusus.

Bandara Internasional Kualanamu adalah bandara internasional terbesar kedua di Indonesia setelah Bandara Soekarno Hatta. Bandara modern ini menyediakan berbagai fasilitas terintegrasi seperti hotel, toko, dan restoran terkenal, ATM, Money Changer, Musholla hingga beberapa toko suvenir. Suasana yang sama ketika di Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali.

Maskapai yang melayani di Bandara Internasional Kualanamu sangat beragam. Dari penerbangan murah (LCC) ke penerbangan Layanan Penuh. Beberapa penerbangan yang melayani rute domestik seperti Citilink, Batik Air, Garuda Indonesia, Lion Air, Indonesia Air Asia, Sriwijaya Air, NAM Air, Susi Air ke Wings Air. Sementara penerbangan internasional dilayani oleh maskapai seperti Air Asia, Firefly, Jetstar, Malaysia Airlines, Saudi Arabian Airlines, dan Silk Air.

Pelabuhan Belawan adalah akses ke kota Medan. Medan dapat diakses melalui udara, darat dan laut melalui laut. Pelabuhan Belawan melayani lalu lintas kapal di empat dermaga. Pelabuhan Belawan adalah salah satu pelabuhan tersibuk di luar Jawa.